Freezer merupakan alat yang biasa digunakan untuk membekukan sebuah makanan ataupun minuman, dimana proses ini diharapkan bisa mengawetkan bahan pangan agar bertahan lebih lama. Jenis-jenis freezer sendiri ada banyak sekali macamnya, dan salah satunya adalah freezer box.

Mungkin anda sering melihat pada kulkas, dimana bagian atasnya memiliki ruangan kecil yang mampu membekukan cairan. Agar anda semakin paham mengenai cara karja freezer ini, berikut ini bisa anda simak bagaimana cara kerjanya.

Cara Kerja Freezer

Bila membahas mengenai cara kerja freezer, tentu anda tidak boleh melewatkan metode pembekuan itu seperti apa. Ada banyak sekali metode pembekuan pada mesin freezer, ada yang memanfaatkan udara seperti blast freezer. Selain itu juga ada yang menggunakan cairan etanol sebagai penghantar dinginnya, namun bagaimanapun cara yang digunakan untuk membekukan. Tetap saja semua itu menggunakan proses evaporasi, yakni mengeluarkan suhu panas dari dalam.

Pada mesin freezer yang berbasis udaram proses pembekuannya diawali dengan refrigerant berupa gas, dimana gas tersebut dipancarkan kedalam kompresor. Proses kompresi inilah yang menyebabkan udara menjadu panas, dimana udara ini akan bergerak dan diubah menjadi dingin dan membeku.

Ketika mencapai katun, udara tersebut akan didorong dan berubah menjadi kabut. Ketika kabut tersebut melalui kumparan yang berada di bawah kmpartemen freezer, maka kabut akan menguap dan menjadi gas lagi. Proses ini akan mengikat panas dari kompartemen freezer, dimana nantinya akan diulang prosesnya hingga tidak ada panas lagi yang tersisa dalam freezer.

www.pexels.com

Faktor Lamanya Waktu Pembekuan

Waktu pembekuan merupakan waktu yang dibutuhkan freezer untuk bisa menurunkan suhu awal hingga suhu tertentu, dimana waktu ini sangat berpengaruh dengan kecepatan pembekuannya. Dalam kerja pembekuan freezer sendiri ada faktor-faktor yang mempengaruhinya, berikut ini beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kecepatan pembekuan.

  1. Suhu awal dan akhir

Kecepatan pembekuan freezer sangat berpengaruh dari suhu awal barang yang dimasukkan, ketika barang yang dimasukkan dalam kondisi dingin maka freezer akan lebih cepat membekukannya.

  1. Suhu medium pendingin

Suhu medium pendingin ini merupakan suhu standar dari freezer, dimana pada suhu ini kecepatan pembekuan tidak terlalu cepat namun juga tidak terlalu lambat.

  1. Dimensi produk

Proses pembekuan akan lebih cepat dan efisien apabila ukuran atau dimensi barang yang dibekukan kecil, semakin besar ukuran dan ketebalan benda maka akan semakin lama proses pembekuannya.

  1. Konduktivitas termal produk

Proses pembekuan juga tergolong lama, apabila produk dikemas menggunakan bahan yang sukar dibekukan.

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan pembekuan pada freezer, dimana kecepatan setiap bahan yang dibekukan akan berbeda-beda tergantung faktor yang mempengaruhinya. Ada banyak sekali kegunaan dalam menggunakan freezer, agar lebih lengkap lagi berikut beberapa kegunaan menggunakan mesin freezer ini:

Kegunaan Freezer

Pengawetan suatu bahan makanan mengacu pada cara untuk mencegah makanan tidak cepat rusak, sehingga makanan tetap bisa dikonsumsi meskipun sudah tersimpan dalam waktu yang lama. Jenis pengawetan pada suhu rendah sendiri dibagi menjadi dua, yakni pendinginan dan juga pembekuan.

Perbedaan dari kedua jenis pengawetan hanya pada suhu yang digunakan, dimana suhu pada pendingin rata-rata berada di atas titik beku. Agar anda semakin tahu akan kegunaan dari freezer ini, berikut beberapa kegunaanya yang perlu anda ketahui.

  1. Kerusakan fisiologis

Sudah jelas bahwa penyimpanan bahan makanan pada suhu rendah akan membuat fisik makanan tetap segar, karena hal itulah banyak orang beranggapan bahwa sayur atau daging yang dibekukan akan awet untuk disimpan pada waktu yang lama.

  1. Kerusakan enzimatis

Pada bahan makanan biasanya mengandung enzim, dimana enzim akan ikut rusak bila bahan makanan menjadi rusak. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyimpannya pada freezer, sehingga kandungan enzim bisa awet dan tahan lama.

  1. Kerusakan mikrobiologis

Setiap bahan makanan sudah pasti terdapat mukrobiologis yang hidup, dimana mikrobiologis ini akan memberikan manfaat pada pengkonsumsinya. Namun dengan menyimpan bahan makanan yang tidak sesuai akan menjadikan bahan rusak, dan pastinya mikrbiologis didalamnya juga ikut rusak. Anda bisa memastikan kondisi mikrobiologis itu aman, dengan cara meletakkan bahan makanan di dalam freezer.

Umumnya masyarakat menggunakan freezer untuk mencegah pertumbuhan bajteri, menjaga kadar air pada bahan makanan, dan juga menjaga tekstur serta warna makanan. Dengan mendapatkan tujuan tersebut, maka bahan makanan akan tetap terjaga dalam waktu yang lama.

Setelah anda mengetahui berbagai kegunaan dan metode freezer, ada baiknya bila anda juga mengetahui jenis-jenis freezer. Dengan begitu anda akan tahu bila suatu saat nanti hendak membeli freezer, jenis freezer mana yang paling sesuai dengan kondisi anda saat itu.

www.pexels.com

Jenis-Jenis Freezer

Secara umum, freezer dibedakan menjadi dua kategori dalam metode pembekuannya, yakni refrigerasi mekanik dan freezer kriogenik. Keduanya memiliki perbedaan pada cara pembekuannya, dimana tujuannya sama-sama untuk membekukan benda.

Selain itu freezer sendiri memiliki bermacam-macam kecepatan dalam pembekuannya, mulai dari slow, quick, rapid hingga ultra rapid. Hal itu sebagai tanda kecepatan pembekuannya, dengan maksimal di ultra rapid yang memiliki kecepatan beku 10 hingga 100 cm per jam. Untuk anda yang ingin tahu akan jenis-jenis freezer, berikut ini beberapa diantaranya:

  1. Chest freezer

Chest freezer ini merupakan sebuah alat yang memiliki suhu rendah, dimana alat ini digunakan untuk membekukan suatu makanan ataupun produk makanan. Bentuk mesin ini seperti box, dimana banyak orang menggunakannya sebagai tempat penyimpanan daging, es krim, asi ataupun obat-obatan. Kekuatan suhunya berada di angka minus 15 hingga minus 26 derajat celcius, dan bila dibandingkan dengan freezer rumah tangga maka freezer ini lebih cepat membekukan suatu bahan.

Mesin ini sangat banyak ditemukan dipasaran, dimana ukurannya membuat mesin ini mampu menampung banyak barang. Biasanya mesin ini digunakan untuk usaha kecil hingga menengah.

  1. Cold storage

Cold storage ini merupakan ruangan yang dikhususkan untuk menyimpan berbagai produk, dimana ruangan ini akan memiliki suhu dingin untuk menjaga keawetan produk tersebut. Ketika anda hendak membangun cold storage ini, anda bisa menyelesaikannya dengan mudah dengan meminta bantuan service cold storage.

Untuk jenisnya sendiri, cold storage memiliki beberapa jenis seperti chilled room, freezer room dan juga blast chiller. Dimana pada chilled dan freezer room biasa digunakan untuk menyimpan produk dengan suhu tertentu, dan blast chiller lebih sering digunakan untuk membekukan dengan waktu yang singkat. Beberapa perusahaan yang kerap menggunakan Cold storage ini adalah industri es, ikan, seafood, daging, buah, sayur ataupun makanan segar lainnya.

  1. Blast freezer

Blast freezer juga dikenal sebagai rapid freezer, dimana mesin ini mampu membekukan bahan makanan di bawah nol derajat celcius dengan kecepatan tinggi. Umumnya mesin ini memancarkan udara dingin secara berkala, namun pancaran itu dilakukan terus menerus kearah makanan ataupun target. Bisa dipastikan ketika anda menggunakan mesin ini, maka makanan yang anda bekukan akan awet dalam waktu yang panjang.

Kecepatan yang dimiliki freezer ini juga tergolong tinggi, karena untuk membekukan suatu bahan makanan hanya membutuhkan waktu 30 hingga 90 menit. Namun kecepatan ini tetap dipengaruhi dengan beberapa faktor yang sudah kami jabarkan diatas, selain itu juga dipengaruhi kecepatan pembekuannya dari produk itu.

  1. Belt freezer

Belt freezer ini juga sering disebut dengan spiral freezer, hal ini dikarenakan sistem yang bekerja didalamnya membentuk spiral. Sistem kerjanya yakni dengan menyemprotkan udara dingin atau cairan nitrogen kearah belt, penyemprotannya pun diarahkan secara berlawanan. Hal ini ditujukan karena untuk mengurangi kemungkinan hilangnya panas selama evaporasi. Keuntungan menggunakan jenis freezer ini adalah, pemuatan serta bongkat muat secara otomatis ditambah lagi biaya perawatannya yang tergolong murah. Bisa dipastikan apabila anda menggunakan alat ini, proses pembekuan makanan anda semakin lebih effisien dan hemat tenaga.

  1. Tunnel freezer

Tunnel freezer ini merupakan freezer yang bisa digunakan untuk IQF (Individual Quick Freezing), crust freeze ataupun membekukan berbagai makanan dan produk. Proses pembekuan dengan tunnel freezer ini memanfaatkan gas kriogenik, dimana prosesnya dilakukan secara in lane dan terus menerus. Pada tunnel freezer ini terdapat kipas internal berkecepatan tinggi, dimana bisa anda sesuaikan kecepatannya. Kemudian injeksi gas yang bisa anda kendalikan, dan juga terdapat gas buang sebagai pengoptimal aliran gas kariogenik.

Jenis freezer ini sangat sesuai bila digunakan pada resto makanan siap saji, untuk mengawetkan seperti makanan pizza, pasta, fast food dan berbagai makanan lainnya. Selain itu freezer ini juga cocok untuk menyimpan bahan-bahan untuk memanggang, seperti adonan kue dan jenis-jenis adonan lainnya.

  1. Immersion freezer

Pada immersion freezer, makanan akan dilewatkan pada propilon glikol, air asin, gliserol ataupun kalsium klorida. Dimana zat tersebut telah di refrigersi melalui conveyor yang dilewati bahan makanan, sehingga makanan tersebut terendam ada refrigeran.

Jenis freezer ini sangat cocok bila digunakan untuk mengawetkan bahan makanan seperti, seafood, daging, produk berlapus kaca dan juga produk berbumbu. Hal ini akan menjadikan produk semakin awet dan bumbu tidak akan rusak, karena proses pembekuan tidak dilakukan dengan cara penyemprotan ataupun pemberian tekanan.

  1. Plate freezer

Plate freezer ini merupakan mesin pembeku yang terdiri dari beberapa tumpukan plate, dimana setiap platnya memiliki lubang untuk memudahkan proses pembekuan. Ada dua jenis dari bentuk freezer ini, yakni vertical dan horizontal. Proses pembekuannya dilakukan dengan cara memompakan suhu dingin, dimana suhu tersebut akan melewati lubang-lubang yang ada pada plate. Sehingga tampungan bahan makanan bisa semakin banyak, dan effisiensi pembekuan semakin baik.

Keuntungan menggunakan jenis freezer ini adalah, dimana bahan makanan yang tertampung sangat banyak. Sehingga anda tidak akan menghabiskan banyak ruang untuk meletakkannya, selain itu bahan-bahan anda akan tertata rapi di setiap plate yang ada. Namun ada juga kekurangan dari freezer ini, dimana bahan makanan yang anda bekukan haruslah memiliki ukuran yang tipis, sehingga makanan bisa masuk di setiap plate yang ada.

www.pexels.com

  1. Scraped surface freezer

Jenis freezer ini sering digunakan untuk bahan makanan yang memiliki bentuk cairan atau semi cairan, dimana alat ini memiliki bentuk seperti alat evaporasi. Proses kerjanya dengan memanfaatkan ammonia, air asin ataupun refrigeran lainnya. Kebanyakan perusahaan yang menggunakan freezer jenis ini adalah perusahaan es krim, karena es krim memiliki tekstur bukan padat namun juga bukan cairan. Keuntungan dalam menggunakan freezer ini adalah kecepatan pembekuannya, dimana kecepatannya hanya beberapa detik untuk bisa membekukan air. Lebih hebatnya lagi, pembekuan yang dilakukan tidak merusak tekstur dari es krim. Kemudian setelah selesai dibekukan, biasanya perusahaan akan meletakkan es krimnya pada freezer jenis chest freezer.

  1. Cryogenic freezer

Karakter dari jenis freezer ini adalah pengubahan fasanya dari refrigeran, dimana panas yang dipindahkan dari makanan yang akan dibekukan. Panas tersebut akan digunakan sebagai panas laten pada penguapan cryogen, sehingga cryogen berkontak langsung dengan makanan dan menyerap panasnya. Untuk bisa membekukan suatau makanan, freezer ini tidak membutuhkan waktu lama.

Ada dua jenis cryogen yang digunakan pada pembekuan ini, yakni nitrogen cair dan juga kartbon dioksida padat maupun cair. Namun banyak juga cryogenic freezer ini yan menggunakan freon 12 untuk cryogennya, khususnya untuk bahan makanan yang memiliki tekstur menggumpal. Namun ada dampak buruk bila menggunakan freon 12 ini, yakni dampak buruk pada lapisan ozon di bumi. Hal inilah mengapa freon 12 tidak lagi diperbolehkan untuk digunakan sebagai cryogen lagi.

Itulah seluruh jenis freezer yang ada, dimana freezer-freezer ini memiliki kecepatan dan bentuk yang berbeda-beda. Tentunya harga setiap freezer yang ada juga berbeda-beda, mulai dari jutaan hingga ratusan juta rupiah.

Untuk anda yang sedang berkeinginan untuk membeli freezer, ada baiknya bila anda memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu. Hal ini ditujukan agar anda mendapatkan barang yang bagus dan baik, pasalnya tak semua orang mampu membeli freezer baru. Memang kelebihan membeli freezer baru adalah, dimana anda sudah pasti mendapatkan barang yang bagus dan pastinya bergaransi. Untuk anda yang hendak membeli freezer dalam kondisi bekas, anda tak perlu khawatir karena kami akan membagikan beberapa tips memilih freezer yang bagus.

Tips Membeli Freezer

Ketika anda hendak membeli freezer, alangkah baiknya bila anda memperhatikan freezer yang anda inginkan. Mulai dari tujuan anda membeli hingga jenis freezer yang anda inginkan, dan untuk mengetahui bagaimana memilih freezer yang baik. Berikut ini ulasannya:

  1. Sesuaikan dengan kebutuhan

Ketika anda masuk ke sebuah toko biasanya anda akan diberikan banyak pilihan freezer, namun anda anda hanya akan memilih freezer yang sesuai dengan kebutuhan anda. Bila tujuan anda membeli freezer hanya untuk menyimpan bahan makanan dalam porsi kecil, maka anda hanya perlu membeli freezer dalam ukuran kecil.

Namun bila kebutuhan anda untuk sebuah industri, pastilah anda memrlukan freezer berukuran besar dengan menyesuaikan jenisnya. Selain menyesuaikan kebutuhan, anda juga perlu menyesuaikan tegangan listrik yang ada dirumah anda.

  1. Daya listrik

Seperti yang anda tahu, freezer pastilah membutuhkan listrik untuk pengoperasiannya. Disinilah anda perlu menentukan freezer yang anda gunakan, jangan sampai anda memilih freezer dengan daya listrik yang terlalu tinggi. Karena hal itu akan menjadikan daya dirumah anda terbebani, tentunya mati listrik bisa anda alami dalam durasi yang cepat karena daya tidak mampu mengangkat tegangan yang diberikan freezer.

Selain itu apabila freezer kekurangan daya, maka kinerja freezer tidaklah maksimal. Sudah pasti proses pembekuan bahan makanan anda menjadi menurun, sehingga waktu yang harusnya cepat dalam pembekuan menjadi lamban.

  1. Pilihlah freezer berpendingin maksimal

Kita semua tahu bahwa fungsi utama freezer adalah membekukan bahan makanan, sehingga sangat dianjurkan bila anda memiliki pilihan untuk memilih freezer berdaya beku maksimal. Anda juga perlu memilih freezer berkualitas baik, sehingga hasil pembekuan yang anda dapatkan bisa baik pula.

Anda bisa mengetahui kecepatan pembekuan freezer dari jenisnya, seperti yang sudah kami jelaskan diatas dimana setiap jenis freezer memiliki keceaptan yang berbeda-beda dalam membekukan bahan makanan.

  1. Pilih freezer bermaterial bagus

Setiap freezer tentu dibuat menggunakan material yang mendukung dalam proses pembekuan, namun material tersebut memiliki jenis dan fungsi yang berbeda-beda. Usahakan untuk memiliki freezer yang menggunakan anti gores di bagian eksteriornya, dimana anti gores ini memastikan kondisi fisik freezer akan selalu baik meskipun tergores benda lain.

Umumnya desain eksterior yang sering digunakan adalah jenis stainless steel, dimana anda bisa dengan mudah mengetahuinya karena ciri-ciri stainless steel adalah mengkilat.

www.pexels.com

  1. Sesuaikan dengan ruangan

Hal ini merupakan opsional ketika anda membeli freezer yang nantinya akan anda letakkan di bagian depan perusahaan anda, sehingga anda perlu menyesuaikan desain freezer anda. Hal ini menjadi tips yang penting karena penjualan anda akan semakin lancar bila anda membuat ruangan penjualan nyaman, namun tetap fungsi yang anda dapatkan maksimal.

Bila anda memiliki banyak pilihan tema, anda bisa memilihnya dengan menyesuaikan kebutuhan anda. Namun bila pilihan freezer terbatas, anda bisa mengaplikasikan sendiri atau memesan warna sesuai dengan tema ruangan anda.

  1. Sesuaikan dengan budget

Hal yang tak kalah penting dalam pembelian freezer adalah budget, dimana anda perlu membeli freezer yang terjangkau dengan budget anda. Pertimbangkan lagi dengan kebutuhan anda, apakah dengan budget sekian bisa mendapatkan freezer yang bagus atau belum.

Bila anda memiliki dana yang terbatas, anda bisa melakukan kredit pada toko yang menyediakan. Sehingga anda tetap mendapatkan freezer yang sesuai untuk usaha anda, bila memang tidak ingin kredit anda bisa mengurungkan niat anda dan membelinya setelah uang terkumpul.

  1. Sesuaikan ukuran raungan

Freezer memiliki ukuran yang beragam dan bervariasi, dimana ukurannya tergantung dengan tipe dan kegunaannya. Namun untuk ukuran paling kecil biasanya berada di angka 57 x 49 x 88 cm, dengan volume yang mampu menampung 105 liter. Sedangkan ukuran paling besar freezer adalah 222 x 82 x 88 cm, dimana volume tampungnya sebesar 1200 liter. Biasanya untuk volume terbesar ini digunakan oleh perusahaan atau industri besar, dimana bahan makanan yang masuk dalam prosi besar.

  1. Pilihlah freezer yang auto defrost

Biasanya ketika freezer anda lama digunakan, anda akan menemui bunga es di dinding-dindingnya. Hal itu akan mengurangi kemampuan freezer dalam membekukan bahan makanan, sehingg anda perlu membersihkannya dengan cara defrost. Saat ini freezer sudah memiliki kemampuan dalam membersihkannya, yakni dengan auto defrost.

www.pexels.com

Contohnya pada freezer box, dimana freezer ini sering digunakan untuk menyimpan bahan makanan dalam waktu yang lama. Bila freezer ini memiliki kemampuan auto defrost, maka bunga es tidak akan bisa muncul di dindingnya. Namun bila freezer tersebut tidak memiliki kemampuan auto defrost, maka bunga es perlu anda bersihkan secara rutin agar bunga es tidak mengganggu kinerja freezer.

Categories: teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *