Umum

Kloset Jongkok: Harga Minimal dengan Manfaat Maksimal

Toilet atau kloset atau WC yang dalam bahasa Inggrisnya adalah water closet merupakan perlengkapan  rumah yang sangat vital. Kegunaan utamanya adalah sebagai tempat pembuangan kotoran dan untuk membersihkan diri. Toilet atau kloset dibuat pertama kali pada zaman Mesir Kuno. Orang-orang Mesir yang kaya menggunakan toilet dengan kursi yang terbuat dari batu kapur; yang lain biasanya duduk di bangku kayu dengan lubang di dalamnya dengan wadah berisi pasir yang diletakkan di bawahnya dan mengosongkannya apabila sudah penuh.

Pada zaman Romawi kuno teknologi mulai dikembangkan. Orang Romawi pada saat itu pergi ke kamar mandi dan membangun toilet umum dengan kursi batu. Karena tidak ada privasi, kamar mandi berubah menjadi tempat pertemuan untuk berita dan gosip. Orang Romawi berpikir bahwa toilet merupakan tempat berekspresi dan hanya digunakan oleh para bangsawan. Baru pada tahun 1800-an, kedatangan pipa di dalam rumah menjadikan toilet dapat digunakan secara universal tanpa memandang kasta.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis toilet namun satu yang paling sering ditemui dan digunakan adalah toilet atau kloset jongkok. Kloset jongkok didesain menempel dengan lantai kamar mandi, dan seperti namanya, seseorang harus berjongkok untuk bisa menggunakan jenis kloset yang satu ini. Kloset jongkok sering juga disebut dengan “kloset orang Timur” karena memang lebih banyak ditemukan di negara bagian Timur seperti negara di benua Asia dan beberapa negara belahan Eropa bagian timur seperti Turki maupun Rusia. Harga kloset jongkok yang cenderung lebih murah dibandingkan dengan kloset jenis lain merupakan satu dari sekian banyak alasan mengapa kloset jenis ini laris di pasaran.

pexels.com

Harga Kloset Jongkok Cenderung Lebih Murah di Pasaran

Jika dilihat dari sisi fungsionalnya, kegunaan toilet jenis apapun tidak mengalami pergeseran sama sekali. Hanya saja seiring dengan majunya teknologi dan demand dari para pengguna akan sesuatu lebih unggul dari sebelumnya membuat kloset duduk lebih banyak dipakai dibandingkan dengan kloset jongkok. Namun hal itu tetap tidak membuat kloset jongkok kehilangan popularitasnya.

  • Fitur yang Sederhana

Kesederhanaan kloset jongkok yang hanya dilengkapi dengan tempat pijakan kaki ini membuat harga kloset jongkok jauh lebih murah dibandingkan dengan kloset jenis lain. Bandingkan dengan toilet jenis lain yang lengkap dengan fitur hasil pengembangan teknologi terkini seperti toilet di Jepang yang memungkinkan penggunanya dapat mengobrol atau mendengarkan musik di dalam toilet. Lagipula, yang esensial dalam menggunakan kloset atau toilet adalah untuk membuang kotoran, bukan?

  • Sisi Modern

Meskipun terkenal dengan kesederhanaan dan kemanualannya, kloset jenis ini juga ada yang terkena dampak modernisasi yaitu dengan diterapkannya sistem flush. Sistem flush sendiri memungkinkan penyiraman otomatis dengan satu kali gerakan oleh pengguna pada bagian tertentu dari kloset. Jika pada jenis kloset duduk ditemukan dua jenis sistem flush, yakni dengan menggunakan tuas maupun tombol, sistem flush yang diterapkan di kloset jongkok adalah dengan menggunakan tuas saja. Meskipun begitu, harga kloset jongkok masih terjangkau dengan adanya sistem ini.

pexels.com

Lebih Unggul Walaupun Harga Kloset Jongkok Lebih Murah

            Meskipun kerap dianggap ‘ndeso’ karena jenis kloset yang satu ini sudah ada sejak zaman dahulu lantas tak membuat kloset jenis ini ditinggalkan oleh masyarakat. Selain harganya yang bersahabat, kloset yang satu ini jauh lebih unggul terutama dalam bidang kesehatan.

  • Memperlancar Buang Air Besar

Seperti yang dilansir dari jurnal Digestive Diseases and Sciences oleh Dov Sikirov, penggunaan kloset jongkok mempengaruhi kelancaran proses buang air besar. Penelitian ini mensurvey pengguna dalam menggunakan dua jenis kloset yang berbeda, dan hasil yang didapatkan adalah peserta yang menggunakan kloset duduk memerlukan waktu selama 130 detik untuk membuang air besar sedangkan peserta yang menggunakan kloset jongkok hanya memerlukan waktu selama 51 detik.

Hal ini disebabkan karena ketika kita sedang berdiri, usus besar tempat disimpannya kotoran ditekan ke atas oleh otot puborectalis yang menjaga agar feses tidak mengalir keluar sampai saatnya dibuang. Nah, ketika kita berjongkok, seluruh otot puorectalis tidak bekerja, sehingga memudahkan proses pembuangan dan tidak perlu mengejan dengan tenaga yang berlebih. Dengan adanya penelitian ini, posisi jongkok dipercaya merupakan posisi ideal untuk buang air besar.

  • Terhindar dari Ancaman Bakteri

Saat menggunakan kloset duduk, kulit akan bersentuhan langsung dengan permukaan atau dudukan kloset sehingga memperbesar resiko adanya penyakit atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh, terlebih jika kloset duduknya jarang dibersihkan. Sedangkan jika menggunakan kloset jongkok, pengguna tidak bersentuhan langsung dengan permukaan kloset sehingga meminimalisir terjadinya penularan penyakit. Menggunakan kloset jongkok juga dapat melatih kekuatan kaki dan otot kaki dengan menahann berat badan dan alatih otot dasar pinggul. Meskipun begitu, apapun jenis klosetnya, sangat penting untung menjaga kebersihan.

  • Mencegah Wasir dan Masalah Pencernaan

Ada beberapa penyakit yang beresiko muncul bila menggunakan kloset duduk yaitu penyakit terkait masalah pencernaan seperti sembelit ataupun infeksi usus. Penyakit lain yang bisa saja timbul adalah wasir. Penyakit wasir biasa disebabkan karena membutuhkan usaha lebih dalam membuang kotoran dengan mengejan lebih keras ataupun karena terlalu lama duduk di kloset duduk. Posisi duduk yang terlalu lama dapat menyebabkan paha menekan di tempat duduk sehingga aliran darah dari bawah ke atas lebih terhambat. Hal inilah yang kemudian membuat wasir atau ambeien mudah terpicu.

pexels.com

Kloset jongkok juga dikatakan dapat meminimalisir risiko infeksi saluran kandung kemih. Risiko perpindahan jamur, bakteri, maupun flagelata penyebab keputihan dapat ditekan dengan tidak adanya permukaan yang menempel atau terlalu dekat dengan saluran kemih.

Terdapat banyak sekali jenis dan merk kloset duduk dan kloset jongkok yang dijajakan di pasaran. Harga kloset jongkok biasa dibanderol dari kisaran seratus ribu rupiah sampai tidak lebih dari satu juta rupiah untuk jenis yang dilengkapi dengan fitur flush. Meskipun harga kloset jongkok lebih murah dibandingkan dengan harga kloset duduk, ternyata terdapat banyak manfaat terutama dalam aspek kesehatan.

Namun kembali lagi kepada pilihan masing-masing. Pilihlah jenis kloset yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan diharapkan untuk tetap menjaga kebersihan kloset apapun jenisnya. Anda juga perlu menyedot WC secara rutin jika tidak ingin kloset menjadi mampat dan menghambat segala aktivitas sanitasi. Sudah banyak sekali layanan  jasa sedot WC yang bisa Anda temukan, terlebih dengan segala fitur teknologi yang ada saat ini yang memungkinkan kita untuk menemukan sesuatu dengan hanya satu klik saja. Untuk mencari jasa layanan sedot WC yang tepat, Anda bisa mencarinya di mesin pencari Google dengan memasukkan keyword “sedot WC [domisili Anda tinggal]” contohnya seperti sedot WC Malang, sedot WC daerah Malang, sedot WC Jawa Timur, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *