Ketika seorang wanita akan melakukan perkawinan, maka akan ada banyak sekali persiapan menikah untuk perempuan yang harus dilakukan. Kebanyakan wanita yang akan melakukan persiapan perkawinan memang tidak hanya melakukan perawatan pada bagian tubuhnya saja. tentunya juga ada beberapa hal lain berkaitan dengan perkawinan yang juga menjadi tugas wanita selama persiapan perkawinan tersebut. Dalam melakukan persiapan perkawinan tentunya akan ada beberapa urusan keuangan yang akan diatur dan diperhatikan. Kebanyakn persipana perkawinan tentang uang memang dianggap menjadi tanggung jawab si pria. Namun seorang wanita yang akan melakukan perkawinan juga harus memikirkan uang atau finansial yang akan dipakai untuk perkawinan tersebut.

Di dalam melakukan persiapan perkawinan, maka memang harus ada keserasian antara apa yang diinginkan pria dan wanita untuk ada di dalam perkawinan yang mereka akan selenggarakan. Kalau pria dan wanita kompak, maka pesta perkawinan yang akan diselenggarkan tersebut akan bisa terselenggara dengan sukses. Nah, hal keuangan di dalam perkawinan memang menjadi hal sensitif dan banyak orang tidak ingin ada yang tahu tentang berapa banyak biaya yang dipakai di dalam mempersiapkan perkawinan tersebut. Padahal keuangan yang diperhitungkan bukan hanya ada di dalam masa persiapan melakukan perkawinan saja. namun masalah keuangan juga harus dipikirkan setelah melakukan perkawinan yaitu saat sudah berumah tangga.

www.pexels.com

Persiapan Menikah untuk Perempuan

Nah, bagi seorang perempuan melakukan persiapan menikah untuk perempuan dengan matang akan menjadi hal yang diimpikan karena memang akan ada perkawinan yang sempurna dan sesuai dengan apa yang mereka mau. Dalam hal pengaturan keuangan di dalam perkawinan, maka perempuan biasanya akan memikirkan beberapa persiapan dalam perkawinan sebagai berikut ini:

  1. Harus bisa dalam melakukan pengelolaan keuangan rumah tangga. Ketika Anda sudah melakukan perkawinan, maka kebanyakan orang tentunya ingin istri mereka untuk tidak bekerja lagi. Dalam kondisi yang tidak bekerja, dan sudah ada suami yang menjamin kehidupan ekonomi setelah perkawinan, namun sebagai perempuan juga harus pandai di dalam melakukan perhitungan dan juga mempersiapkan uang yang akan dipakai selama masa setelah perkawinan tersebut.
  2. Dalam sebuah rumah tangga setelah perkawinan peran istri dalam mengatur keuangan akan menjadi hal krusial dan semua wanita diwajibkan untuk bisa mengatur keuangan rumah tangganya setelah perkawinan.
  3. Nah, agar tidak terkejut dalam pengelolaan keuangan setelah perkawinan, maka sebelum melakukan perkawinan tersebut juga harus ada persiapan matang bagi si perempuan. Cara paling mudah di dalam melakukan persiapan pengaturan uang setelah melakukan perkawinan adalah dengan mencoba mengatur gaji yang dimiliki sebelum melakukan perkawinan.
  4. Setelah melakukan perkawinan, maka ada baiknya memang akan ada akun rekening bersama dimana uang suami juga merupakan uang istri setelah melakukan perkawinan tersebut. Nah, kalau semua latihan pengelolaan keuangan sudah dilakukan persiapan sebelum perkawinan, maka setelah Anda menikah, maka akan ada pengaturan uang dalam rumah tangga yang lebih mudah dilakukan.
  5. Punya tabungan dan dana darurat itu juga penting. Hal yang akan menjadi persiapan menikah untuk perempuan selanjutnya adalah mempunyai tabungan darurat yang dipakai sewaktu-waktu. Dalam melakukan persiapan perkawinan, tentunya bukan hanya pihak suami saja yang harus mempunyai dana darurat selama akan melakukan perkawinan. Namun sebagai seorang calon istri Anda juga harus punya tabungan sendiri untuk kebutuhan darurat Anda  selama dalam perkawinan.
  6. Kalau memang antara pihak suami dan istri tidak terlalu banyak menyisakan uang dalam tabungan darurat setelah perkawinan, maka ada baiknya memang melakukan patungan untuk dana darurat setelah melakukan perkawinan. Nah, cara ini tentunya paling pas dilakukan sebelum akan melakukan perkawinan. Paling tidak antara gaji calon suami dan istri haruslah disisihkan 10% nya untuk bisa digunakan sebagai dana darurat di dalam masa setelah melakukan perkawinan ke depannya. Nantinya dana darurat ini akan dipakai untuk kebutuhan mendesak dan urgen selama di dalam perkawinan.
  7. Menyiapkan target keuangan. Ini menjadi persiapan menikah untuk perempuan adalah dengan menyiapkan target keuangan yang dicapai baik sebelum melakukan perkawinan ataupun setelah melakukan perkawinan nantinya. Kalau Anda pernah dengar istilah dibalik pria sukses akan ada peran wanita dibelakangnya yang menjadi kunci utama kesuksesan yang telah diraih si pria tersebut.
  8. Calon suami yang sukses tentunya akan sangat bergantung kepada bagaimana si wanita memberikan support untuk pekerjaan dan apa yang dilakukan calonnya sebelum melakukan perkawinan. Memberikan dukungan kepada calon bisa dilakukan pada saat sebelum resmi terikat di dalam janji perkawinan. Kalau Anda melakukannya sudah lama, maka tentunya akan lebih mudah menyesuaikan diri setelah melakukan perkawinan nantinya.
  9. Paling tidak sebelum perkawinan, persiapan menikah untuk perempuan adalah harus mempunyai angan sendiri berkaitan dengan keuangan setelah melakukan perkawinan yang Anda mau nantinya. Misalnya saja target keuangan yang ingin Anda  dapatkan setelah perkawinan diantaranya adalah membeli rumah dalam jangka waktu 5 tahun setelah perkawinan. Mempunyai angan dan membuat target dua tahun untuk bisa membiayai sekolah anak. Dengan istri yang mempunyai target keuangan yang jelas tentunya perkawinan yang akan dijalani juga bisa berjalan lebih mudah untuk ke depannya.

www.pexels.com

Kemampuan Mengurus Rumah itu Penting

Ketika seorang wanita sudah terikat dalam cincin tunangan, maka saat itu juga harus siap untuk bisa diberikan tugas rumah setelah melakukan perkawinan. Salah satu persiapan di dalam melakukan perkawinan memang adalah bagaimana cara Anda  dalam mengurus rumah. Bagi seorang yang tidak terlalu sering membersihkan rumah tentunya akan bingung dan sedikit kagok setelah melakukan perkawinan malahan harus melakukan pekerjaan rumah sendiri tanpa bantuan orang lainnya. Maka dari itulah, seorang wanita dituntut untuk bisa mengurus rumah sebelum menikah.

Ketika istri paham dan tahu cara benar di dalam membersihkan dan menata rumah, maka ini juga yang akan membuat suami akan lebih betah di rumah. Pekerjaan rumah yang akan dilakukan setelah perkawinan ini juga akan berkaitan dengan jumlah dan cara Anda  dalam melakukan penataan keuangan rumah tangga setelah melakukan perkawinan. Kalau memang di dalam melakukan tugas rumah setelah perkawinan istri merasa berat, maka tidak ada salahnya juga untuk si pria untuk membantu dan membagi tugas rumah tangga selama sudah masuk ke dalam jenjang perkawinan.

www.pexels.com

Hal terakhir yang menjadi persiapan menikah untuk perempuan adalah dengan mempersiapkan asuransi kesehatan. Selama terikat di dalam perkawinan, maka Anda  tidak akan bisa tahu apa yang akan terjadi dengan diri Anda  nantinya. Sebagai persiapan yang bisa dilakukan sejak awal dalam perkawinan, maka tidak ada salahnya Anda  sudah siap dengan asuransi kesehatan yang Anda  punya. Karena sudah melakukan perkawinan biasanya asuransi kesehatan antara istri dan suami akan dijadikan satu saat melakukan pembayaran iuran.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *